Showing posts with label simulasi digital. Show all posts
Showing posts with label simulasi digital. Show all posts

Thursday, 2 January 2020

TEORI ESTETIKA

Teori Estetika



Teori estetika berasal dari kata Yunani yaitu aesthesis yang berarti perasaan, selera perasaan atau taste. Estetika adalah salah satu cabang filsafat. Secara sederhana  pengertian estetika adalah nilmu yang membahas tentang keindahan, bagaimana dia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya.
Sebuah karya seni tak hanya memiliki nilai kegunaan, pengetahuan dan pengalaman, melainkan memiliki nilai keindahan. Pengertian keindahan membuat kita tergiring pada pertanyaan, apakah sifat dasar keindahan itu ada pada karya yabg indah atau hanya sebuah tanggapan perasaan saja terhadap karya tersebut ? Berdasarkan persoalan terseut lahirlah teori estetika, yaitu :

A. Teori Subyektif

Pada teori subyektif menyatakan bahwa adanya nilai keindahan hanya tanggapan perasaan orang yang melihat karya tersebut. Teori ini hanya berdasar pada naluri yang dimiliki oleh manusia untuk menyatakan keindahan tanpa menjelaskan tentang ciri-ciri keindahan dari benda yang dilihatnya. Penganut teori ini adalah Hendri Home, Lord Ashley, dan Edmud Bruke.

B. Teori Obyektif

Pada teori obyektif menyatakan bahwa nilai estetika ada pada karya yang dilihatnya. Teori ini melihat keindahan daru komposisi dan unsur unsur pembentuk karya yang dilihatnya, sehingga kita bisa memberikan penjelasan tentang ciri-ciri keindahan yang terkandung pada suatu karya seni. Para penganut teori ini adalah Plato, Hegel, dan Bernard Bosanouet.

Kedua teori di atas pada dasarnya adalah benar, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tetapi para ahli abad modern ini lebih cenderung pada teori obyektif. Dengan demikian untuk menanggapi karya seni yang bermutu terlebih dahulu perlu kita ketahui prinsip seni yang meliputi komposisi dan unsur-unsur seni.
Yang dimaksud dengan unsur seni rupa adalah semua bagian yang mendukung terwujudnya suatu karya seni rupa. Unsur-unsur  seni rupa terdiri atas :
1. Unsur Fisik(visual) yaitu yang dapat dipahami secara visual meliputi: garis, bentuk, tesktur, nada (gelap terang), dan warna.
2. Unsur psikis (psikologis) yaitu unsur  yang dapat dipahami secara visual, tetapi hanya dapat dirasakan saja seperti emosi, pikiran, pandangan, gagasan dan karakter.

Saturday, 23 November 2019

Pengertian, fungsi dan Jenis Presentasi Video


Pengertian, fungsi dan Jenis Presentasi Video

Presentasi video adalah video yang digunakan untuk mengkomunikasikan ide atau gagasan , yang digunakan unttukviddeo pembelajaran, marketing, dan sebagainya.

Fungsi presentasi Video : sebagai sarana untuk mengkomunikasikan ide atau gagasan dalam pembelajaran atau menyajikan suatu produk yang telah dihasilkan.

Jenis-jenis presentasi video :
  1. Presentasi video pembelajaran
  2. Presentasi video penjualan (marketing)

Ciri khas presentasi video
Ciri khas presentasi video adalah mudah dibuat, bersifat spontan, dan mengakomodasi keinginan pembuat. Untuk itu alat yang digunakan adalah yang paling sederhana dan mudah di jangkau.

Proses pembuatan presentasi video haruslah dirancang dengan bentuk sederhana, tidak seperti video paada umumnya. Perbedaanya antara lain:
  1. Tanpa memerlukan teknik pengambilan gambar yang rumit.
  2. Pencetus ide dapat berlaku sebagai sutradara atau pemain bahkan sebagai editor
  3. Kelemahan dari presentasi video adalah melalui editing panjang dan memungkinkan adanya pengambilan gambar ulang. 

tujuan akhir dari presentasi harus mengakomodasi kelebihan produk dan ide yang disampaikan. Untuk pembuatan presentasi video sederhana dapat menggunakan teknik dan metode sebagai berikut :
1. Praproduksi
Praproduksi merupakan tahapan perencanaan. Secara umum merupakan tahapan persiapan sebelum memulai proses produksi (shooting film atau video). Pada intinya tujuan dari praproduksi adalah mempersiapkan segala sesuatunya agar proses produksi dapat berjaan sesuai konsep dan menghasilkan suatu karya digital video sesuai dengan harapan, untuk memulai pemrosesan video, dibutuhkan beberapa langkah.

a. Ide 
Ide/gagasan adalah rancangan yang tersusun dipikiran. Artinya sama dengan cita-cita. Ide adalah pemikiran atau konsepsi yang berpotensi atau benar-benar ada dalam pikiran sebagai produk dar aktifitas mental. Secara sederhana ide dapat dikatakan sebagai gagasan, sebuah rencana, pendapat, skema atau metode. Maka dari itu, dalam pembuatan presentasi video harus dimulai dengan menciptakan ide.

b. Sinopsis
Sinopsis adalah setiap peristiwa atau rekaan yang dikisahkan dalam bentuk cerita yang dapat disimpulkan ke dalam bentuk ringkasan yang padat dan jelas.

c. Naskah
Naskah adalah suatu teks yang berisi aturan, alur cerita di dalam suatu dialog (penulisan sebuah naskah berdasarkan ketentuan, aturan yang sudah lazim, dan sudah disepakati).

d. Pencahayaan sederhana
Selama pross pembuatan video, objek harus menghadap sumber cahaya. Disarankan menggunakan cahaya 3 titik. Satu berada di depan subjek, dan dua berada di samping.

2. Produksi
Produksi video dimulai dari merekam video dengan script dan konsep yang sudah dirancang diawal. Kemudian proses rekam baik visual maupun audio dilakukan, dan seluruh elemen bekerja dalam proses produksi, pada proses produksi kita harus menyiapkan :
Komputer (personal computer)/laptop, alat pengambilan gambar (camera), handphone atau webcame screen video, microphone.

Sunday, 17 November 2019

TAHAP ALIR PROSES PRODUKSI PRODUK MULTIMEDIA

Saat kita membuat sebuah produk pastinya tidak langsung jadi tapi melalui proses. Secara umum tahapan proses produksi ada 3 yaitu Preproduction, Production, Pasca Production. Memang hanya terdiri dari 3 tahapan pokok atau bisa dibilang alir secara singkat. Sebenarnya setiap bagian dari ketiga alir memiliki proses masing-masing, untuk mengetahui apa saja langkah dan yang harus dilakukan pada setiap alir maka bacalah hingga selesai artikel berikut ini.

Tahapan Alir Proses Produksi Produk Multimedia :
1. Preproduction/ Pra Production:
Meliputi Proses penuangan Ide (proposal), Perencanaan produk, Perencanaan proses produksi, Penyusunan dokumentasi, Penyusunan tim, Pembuatan prototype, Pengurusan hak cipta, Penandatanganan kontrak, serta Pembiayaan.

2. Production/Proses Produksi
Pembuatan program/software yang diperlukan, Mengintegrasikan content dan software, dll.

3. Post Production/Pasca Production
Proses pengujian Beta Version mengevaluasi dan merevisi software dan content berdasarkan pada hasil pengajuan versi beta, merelease golden master (final product) dari produk multimedia dan menyimpan semua material.

Itulah alir dalam proses produksi multimedia, terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan komentar untuk kritik dan saran.....

Sunday, 3 November 2019

TIGA FUNGSI DASAR EDITING MENURUT HERBERT ZETTL




Hallo gaes, pastinya kalian tak asing lagi dengan kata editing. Baik editing foto, video atau yang lainnya. Keperluan editing pun bermacam-macam bergantung kebutuhan. 

Karena editing di lakukan dengan alasan yang bermacam-macam. Karena hal tersebut ada istilah tiga fungsi dasar editing menurut Herbert Zettl yaitu combine, trim, dan build. Penjelasannya sebagai berikut :

1. Menggabungkan ( Combine)
Pada dasarnya, editing memang persoalan tentang menggabungkan atau menyatukan shot-shot sehingga tercapai perpaduan beberapa shot agar terbentuk kesatuan yang selaras dari bahan yang diambil. Proses penggabungan untuk kontinuitas gambar ini merupakan suatu kreativitas seni tersendiri, dalam hal ini faktor pengalaman, dasar acuan, isi pesan yang disampaikan akan mempengaruhi nilai kreativitas pada proses penggabungan gambar.

2. Memangkas (Trim)
Trimming atau memangkas merupakan salah satu pekerjaan editor dalam memotong bahan yang ada untuk membuat video tape akhir sesuai dengan penempatan waktu yang tersedia atau menghapus bahan-bahan yang tidak ada hubungannya. Seperti yang dilakukan editor berita yang harus membuat cerita lengkap dalam waktu yang singkat dan memangkas bahan yang ada sampai ke minimalnya, misal produser memberikan waktu 20 detik untuk membuat cerita tabrakan kereta, meskipun bahan yang diberikan panjangnya 10 menit gambar yang bagus, akan tetapi tetap saja harus memotong atau memangkas beberapa shot yang tidak diperlukan. Kata Trim juha digunakan oleh editor pada editor control dalam membuat penambahan atau pengurangan dari edit point yang dibuat.

3. Membangun (Build)
Membangun suatu cerita merupakan hal yang paling sulit. Seorang editor harus menggabungkan sebuah cerita dari shot-shot yang baik. Dalam membangun sebuah cerita, editor tidak boleh asal memilih beberapa shot serta menggabungkannya dalam sekuen, tetapi harus mengambil beberapa shot dan transisi yang efektif untuk membangun atau membuat cerita menjadi cerita utuh. 

Itulah tiga fungsi dasar editing, selamat belajar dan  semoga bermanfaat untuk kita semua. Jangan lupa tinggalkan komentar di kolom komentar jika ada yang ingin ditanyakan atau memberikan kritik dan saran. Terimakasih telah berkunjung....

Saturday, 23 February 2019

APA ITU KELAS MAYA ATAU VIRTUAL CLASS

apa itu virtual class ??

Saat kita mendengar atau membaca untuk pertamakalinya tentang kelas maya apa yang ada didalam benak kalian ? apakah kelas online ? atau belajar online ? atau belajar digital ? atau yang lainnya ?.  untuk itu pada artikel kali ini saya ingin sekali berbagi mengenai kelas maya atau virtual class, jika ingin tahu selengkapnya silahkan baca artikel berikut ini :

A. Pengertian KElas Maya (Virtual Class)

Virtual class dalam arti bahasanya adalah kelas virtual atau kelas maya. Sedangkan menurut istilah adalah sebuah lingkungan belajar yang ada hanya dalam konten yang disimpan, diakses dan dipertukarkan melalui jaringan komputer dan sistem informasi, sehingga dapat diakses dimana saja dan kapan saja.

Melalui virtual class dapat diketahui kemajuan proses belajar, yang dapat dipantau oleh pengajar maupun peserta didik. Selain digunakan untuk proses pendidikan jarak jauh atau Distance Education, sistem tersebut juga dapat digunakan sebagai tambahan atau penunjangan dalam kelas tatap muka.

B. Jenis-Jenis Penyampaian di Kelas Tatap Muka

1. Learning Management Sistem (LMS)

LMS adalah perangkat lunak untuk perencanaan, pengiriman, dan pengelolaan kegiatan pembelajaran dalam sebuah organisasi, termasuk online, ruang kelas virtual, dan program instruktur yang terpimpin.

2. Learning Content Management System (LCMS)

LCMS merupakan pengembangan lebih lanjut dari LMS. LCMS adalah perangkat lunak untuk mengelola konten pembelajaran di berbagai bidang pelatihan pengembangan. LCMS tidak hanya dapat membuat, mengelola dan memberikan modul-modul pelatihan saja, tetapi juga mengelola dan mengedit semua bagian yang membentuk sebuah katalog pelatihan. Aplikasi LCMS memungkinkan pengguna untuk membuat, mengimpor, mengelola, mencari dan menggunakan kembali unti kecil dari konten pembelajaran digital dan aset, sering disebut sebagai objek pembelajaran. Aset ini dapat mencakup file media yang dikembangkan dalam penilaian item, simulasi, teks, gambar atau benda lain yang membentuk konten dalam kursus tersebut diciptakan.

3. Social Learning Network (SLN)

SLN adalah pembelajaran yang terjadi pada skala yang lebih luas dari pada individu atau kelompok belajar, sehingga skala sosial, melalui interaksi sosial antara rekan-rekan. Ini mungkin atau mungkin tidak menyebabkan perubahan sikap perilaku.

terimakasih telah berkunjung dan mohon maaf jika ada kesalahan, jika berkenan tinggalkan komentar untuk kritik dan saran yang membangun.