Showing posts with label pengambilan gambar. Show all posts
Showing posts with label pengambilan gambar. Show all posts

Saturday, 23 November 2019

Pengertian, fungsi dan Jenis Presentasi Video


Pengertian, fungsi dan Jenis Presentasi Video

Presentasi video adalah video yang digunakan untuk mengkomunikasikan ide atau gagasan , yang digunakan unttukviddeo pembelajaran, marketing, dan sebagainya.

Fungsi presentasi Video : sebagai sarana untuk mengkomunikasikan ide atau gagasan dalam pembelajaran atau menyajikan suatu produk yang telah dihasilkan.

Jenis-jenis presentasi video :
  1. Presentasi video pembelajaran
  2. Presentasi video penjualan (marketing)

Ciri khas presentasi video
Ciri khas presentasi video adalah mudah dibuat, bersifat spontan, dan mengakomodasi keinginan pembuat. Untuk itu alat yang digunakan adalah yang paling sederhana dan mudah di jangkau.

Proses pembuatan presentasi video haruslah dirancang dengan bentuk sederhana, tidak seperti video paada umumnya. Perbedaanya antara lain:
  1. Tanpa memerlukan teknik pengambilan gambar yang rumit.
  2. Pencetus ide dapat berlaku sebagai sutradara atau pemain bahkan sebagai editor
  3. Kelemahan dari presentasi video adalah melalui editing panjang dan memungkinkan adanya pengambilan gambar ulang. 

tujuan akhir dari presentasi harus mengakomodasi kelebihan produk dan ide yang disampaikan. Untuk pembuatan presentasi video sederhana dapat menggunakan teknik dan metode sebagai berikut :
1. Praproduksi
Praproduksi merupakan tahapan perencanaan. Secara umum merupakan tahapan persiapan sebelum memulai proses produksi (shooting film atau video). Pada intinya tujuan dari praproduksi adalah mempersiapkan segala sesuatunya agar proses produksi dapat berjaan sesuai konsep dan menghasilkan suatu karya digital video sesuai dengan harapan, untuk memulai pemrosesan video, dibutuhkan beberapa langkah.

a. Ide 
Ide/gagasan adalah rancangan yang tersusun dipikiran. Artinya sama dengan cita-cita. Ide adalah pemikiran atau konsepsi yang berpotensi atau benar-benar ada dalam pikiran sebagai produk dar aktifitas mental. Secara sederhana ide dapat dikatakan sebagai gagasan, sebuah rencana, pendapat, skema atau metode. Maka dari itu, dalam pembuatan presentasi video harus dimulai dengan menciptakan ide.

b. Sinopsis
Sinopsis adalah setiap peristiwa atau rekaan yang dikisahkan dalam bentuk cerita yang dapat disimpulkan ke dalam bentuk ringkasan yang padat dan jelas.

c. Naskah
Naskah adalah suatu teks yang berisi aturan, alur cerita di dalam suatu dialog (penulisan sebuah naskah berdasarkan ketentuan, aturan yang sudah lazim, dan sudah disepakati).

d. Pencahayaan sederhana
Selama pross pembuatan video, objek harus menghadap sumber cahaya. Disarankan menggunakan cahaya 3 titik. Satu berada di depan subjek, dan dua berada di samping.

2. Produksi
Produksi video dimulai dari merekam video dengan script dan konsep yang sudah dirancang diawal. Kemudian proses rekam baik visual maupun audio dilakukan, dan seluruh elemen bekerja dalam proses produksi, pada proses produksi kita harus menyiapkan :
Komputer (personal computer)/laptop, alat pengambilan gambar (camera), handphone atau webcame screen video, microphone.

Tuesday, 19 November 2019

TUJUAN EDITING DAN TUGAS SEORANG EDITOR

editing

Sebelum kita melakukan editing diperlukan adanya log/catatan yang dibuat untuk memeberikan tanda palsetiap gambar peradegan yang telah selesai diambi, serta dilengkapi dengan keterangan koordinasi waktu (time code) pada kaset yang digunakan. Proses tersebut akan membantu mempercepat proses pengeditan gambar.

Selain itu adapun tujuan dari editing  yaitu:

  1. Menyiptakan kesinambungangambar dan suara agar berjalan dengan wajar dan logis.
  2. Menciptakan dinamika gambar melalui susunan gambar dan suara sehingga tidak timbul suatu kebosanan.
  3. Merangkai penggugah emosi penonton.

Saat kita menjadi seorang editor ada beberapa tugas yang harus kita lakukan, yaitu:

  1. Menganalisis skenario bersama sutradara dan juru kamera mengenai kontruksi dramatiknya.
  2. Melakukan pemilihan shot yang teroakai (OK) dan yang tidak terpakai (NG) sesuai shooting report.
  3. Menyiapkan bahan gambar dan menyusun daftar gambar yang memerlukan efek suara.
  4. Berkonsultasi atas hasil editingnya.
  5. Bertanggung jawab sepenuhnya atas keselamatan semua materi gambar dan suara yang diserahkan  kepadanya untuk keperluan editing.

Itulah tujuan dari kegiatan editing serta tugas bagi kalian para editing. Semoga bermanfaat untuk kita semua dan terimakasih telah berkunjung, jangan lupa tinggalkan komentar untuk kritik dan saran.....

Monday, 18 November 2019

PERANGKAT LUNAK MULTIMEDIA



Perangkat Lunak Multimedia.....
Hallo sobat, untuk kalian yang ingin tahu perangkat lunak multimedia dan jenis-jenisnya, kalian dapat membaca artikel berikut ini. Selain perangkat keras adapun perangkat lunak khususnya multimedia.

Peeangkat lunak multimedia adalah komponen-komponendalam data processing system berupa program untuk mengontrol bekerjanya sistem komputer multimedia.

Didalam perangkat lunak multimedia terdapat tiga jenis Authoring, yaitu:
1. Authoring basis halaman, contohnya : Hypercard & tool book asistant
2. Authoring basis icon, contohnya : microsoft power point & macromedia autowhare
3. Authoring basis waktu, contohnya : macromedia director

Pada perangkat lunak aplikasi multimedia dibagi menjadi lima, yaitu:
1. Perangkat lunak pengolah teks
2. Perangkat lunak pengolah animasi dan grafik 2D
3. Perangkat lunak pengolah animasi dan modeling grafik 3D
4. Perangkat lunak authoring multimedia (dragging and dropping)
5. Perangkat lunak aplikasi berbasis web

Perangkat lunak multimedia dibagi menjadi tiga, yaitu:
1. Bahasa pemrograman multimedia
2. Perangkat lunak sistem (system software)
3. Perangkat lunak Aplikasi Multimedia.

Itulah materi perangkat lunak multimedia dan semoga bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan komentar untuk kritik dan sarannya.....

Sunday, 17 November 2019

TAHAP ALIR PROSES PRODUKSI PRODUK MULTIMEDIA

Saat kita membuat sebuah produk pastinya tidak langsung jadi tapi melalui proses. Secara umum tahapan proses produksi ada 3 yaitu Preproduction, Production, Pasca Production. Memang hanya terdiri dari 3 tahapan pokok atau bisa dibilang alir secara singkat. Sebenarnya setiap bagian dari ketiga alir memiliki proses masing-masing, untuk mengetahui apa saja langkah dan yang harus dilakukan pada setiap alir maka bacalah hingga selesai artikel berikut ini.

Tahapan Alir Proses Produksi Produk Multimedia :
1. Preproduction/ Pra Production:
Meliputi Proses penuangan Ide (proposal), Perencanaan produk, Perencanaan proses produksi, Penyusunan dokumentasi, Penyusunan tim, Pembuatan prototype, Pengurusan hak cipta, Penandatanganan kontrak, serta Pembiayaan.

2. Production/Proses Produksi
Pembuatan program/software yang diperlukan, Mengintegrasikan content dan software, dll.

3. Post Production/Pasca Production
Proses pengujian Beta Version mengevaluasi dan merevisi software dan content berdasarkan pada hasil pengajuan versi beta, merelease golden master (final product) dari produk multimedia dan menyimpan semua material.

Itulah alir dalam proses produksi multimedia, terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan komentar untuk kritik dan saran.....

Saturday, 16 November 2019

PERENCANAAN DAN PEMBUATAN PROYEK MULTIMEDIA

Hallo sobat, pada artikel kali ini akan sedikit berbagi mengenai Perencanan dan Pembuatan Proyek multimedia. Bagaimana tahapan proyek multimedia dan bagaimana tahapan pengembangan multimedia. Bagi kalian yang akan mengembangkan proyek multimedia bisa mengikuti langkah berikut ini.

Lalu apa itu proyek multimedia ? Kalian pasti seringkan mendengat kata proyek tapi ini proyek multimedia.
Proyek multimedia adalah proyek yang melibatkan obyek multimedia di dalamnya yaitu teks , image, animasi, suara, video dan interaktivitas. 
Walaupun dikata proyek bukan berarti yang berkaitan dengan pembangunan atau apa tapi dalam kontek proyek multimedia pastinya tidak jauh dari dunia digital terkait teks, gambar, suara, video, dan lainnya. 

Dalam proyek multimedia ada empat tahap dasar yaitu :
1. Perencanaan dan pembiayaan
2. Desain dan Produksi
3. Pengujian
4. Pengiriman

Jika akan melakukan Pengembangan sistem multimedia harus mengikuti 11 tahapan, yaitu:
1. Mengidentifikasi masalah
Hal pertama yang perlu dilakukan oleh seorang analis sistem adalah identifikasi masalah yang ada pada sistem.
2. Studi Kelayakan
Yang harua kita lakukan pada tahap kedua adalah memastikan, apakah pengembangan sistem Multimedia layak diteruskan atau tidak.
3. Analisis kebutuhan sistem
Pada tahap ini kita harus menganalisis maksud, tujuandan sasaran dari pengembangan multimedia 
4. Merancang konsep
Penganalisis terlibat dengan user untuk merancang konsep yang menentukan keseluruhan pesan dan isi dari aplikasi yang akan dibuat.
5. Merancang Isi
Mengevaluasi dan memilih daya tarik pesan, gaya dalam mengeksekusi pesan, nada dalam mengeksekusi pesan dan kata dalam mengeksekusi pesan.
6. Merancang Naskah
Spesifikasi lengkap dari teks dan narasi dalam aplikasi multimedia.
7. Merancang Grafik
Analis memilih grafik yang sesuai dengan dialog.
8. Memproduksi Sistem
Menggunakan komputer penuh untuk merancang sistem dengan menggabungkan ke 7 tahap tadi.
9. Mengetes Sistem
Langkah setelah aplikasi multimedia selesai dirancang.
10. Menggunakan Sistem
Apakah sistem multimedia telah mampu beroperasi dengan baik.
11. Memelihara Sistem
Tahap terakhir memelihara sistem dengan melihat apakah masih ada kesalahan atau tidak selama penggunaan dalam waktu tertentu dan memperbaiki sistem apabila ada kesalahan.


Itulah 4 tahap dasar dan 11 tahapan pengembangan proyek multimedia. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan komentar untuk kritik dan saran.

Tuesday, 5 November 2019

Materi Sketsa Multimedia




Sket (sketch) merupakan gambaran atau lukisan yang kasar, ringan, semata-mata garis besar atau belum selesai. Kadang kala hanya digunakan sebagai pengingat-ingat saja.
Sketsa atau sket (sketch) secara umum dikenal sebagai bagan atau rencana bagi sebuah lukisan. Dalam pengertian itu, sketsa lebih merupakan gambar kasar, bersifat sementara, baik diatas kertas maupun diatas kanvas, dengan tujuan untuk dikerjakan lebih lanjut sebagai lukisan.

Manfaat sketsa adalah sebagai berikut :
1. Untuk memberikan gambaran tema 
2. Meminimalisir kesalahan
3. Mempertajam pengamatan
4. Meningkatkan kemampuan mengkoordinasi hasil pengamatan dan keterampilan tangan.

Ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan saat kita akan membuat sketsa gambar :
1. Membuat kerangka gambar yang terdiri dari garis-garis vertikal, horizontal, diagonal maupun garis melengkung secara tiba-tiba.
2. Mengganbat garis sekundernya, misalnya melukis kerangka kotak/kubus dalam keadaan tipis.
3. Menebalkan garis-garis sketsa yang sudah benar. Ketebalan sesuai dengan karakter jenis garis yang diinginkan.

Berikut ini beberapa peralatan yang di butuhkan untuk membuat gambar sketsa : 
1. Media gambar : kertas gambar (kertas HVS, Kertas manila, kertas padalarang, kertas roti, kertas kalkir, kertas sketsa).
2. Alat gambar manual : pensil dan rapidol
3. Alat gambar digital : komputer dengan program Computer Aided Design (CAD), digital pen, software design grafis.
4. Alat Bantu gambar: light box, scanner, meja gambar, mesin gambar, mistar gambar segitiga, busur derajat, mal, sablon, dan penghapus.

Sunday, 3 November 2019

TIGA FUNGSI DASAR EDITING MENURUT HERBERT ZETTL




Hallo gaes, pastinya kalian tak asing lagi dengan kata editing. Baik editing foto, video atau yang lainnya. Keperluan editing pun bermacam-macam bergantung kebutuhan. 

Karena editing di lakukan dengan alasan yang bermacam-macam. Karena hal tersebut ada istilah tiga fungsi dasar editing menurut Herbert Zettl yaitu combine, trim, dan build. Penjelasannya sebagai berikut :

1. Menggabungkan ( Combine)
Pada dasarnya, editing memang persoalan tentang menggabungkan atau menyatukan shot-shot sehingga tercapai perpaduan beberapa shot agar terbentuk kesatuan yang selaras dari bahan yang diambil. Proses penggabungan untuk kontinuitas gambar ini merupakan suatu kreativitas seni tersendiri, dalam hal ini faktor pengalaman, dasar acuan, isi pesan yang disampaikan akan mempengaruhi nilai kreativitas pada proses penggabungan gambar.

2. Memangkas (Trim)
Trimming atau memangkas merupakan salah satu pekerjaan editor dalam memotong bahan yang ada untuk membuat video tape akhir sesuai dengan penempatan waktu yang tersedia atau menghapus bahan-bahan yang tidak ada hubungannya. Seperti yang dilakukan editor berita yang harus membuat cerita lengkap dalam waktu yang singkat dan memangkas bahan yang ada sampai ke minimalnya, misal produser memberikan waktu 20 detik untuk membuat cerita tabrakan kereta, meskipun bahan yang diberikan panjangnya 10 menit gambar yang bagus, akan tetapi tetap saja harus memotong atau memangkas beberapa shot yang tidak diperlukan. Kata Trim juha digunakan oleh editor pada editor control dalam membuat penambahan atau pengurangan dari edit point yang dibuat.

3. Membangun (Build)
Membangun suatu cerita merupakan hal yang paling sulit. Seorang editor harus menggabungkan sebuah cerita dari shot-shot yang baik. Dalam membangun sebuah cerita, editor tidak boleh asal memilih beberapa shot serta menggabungkannya dalam sekuen, tetapi harus mengambil beberapa shot dan transisi yang efektif untuk membangun atau membuat cerita menjadi cerita utuh. 

Itulah tiga fungsi dasar editing, selamat belajar dan  semoga bermanfaat untuk kita semua. Jangan lupa tinggalkan komentar di kolom komentar jika ada yang ingin ditanyakan atau memberikan kritik dan saran. Terimakasih telah berkunjung....

Tuesday, 15 May 2018

TAHAP PROSES PENGAMBILAN GAMBAR

Dalam melakukan sesuatu pastinya  ada tahap-tahap dalam pelaksanaannya. Begitu pula dalam pengambilan gambarpun ada beberapa tahap-tahapnya hingga menghasil kan sebuah gambar ataupun video. berikut ini saya ingin berbagi menganai tahap-tahap proses pengambilan gambar :

1. Saat kita akan mengambil gambar proses yang pertama adalah lensa menangkap gambar, lalu diteruskan ke bagian panel penangkap gambar. Penangkap gambar atau biasa disebut sensor CCD- yang juga berfungsi sebagai View Finder mengirimkan gambar ke LCD, sementara pada kamera DSLR, gambar juga dilewatkan ke cermin pantukan yang merefleksikangambar kejendela In tif (eye finder)

2. Selanjutnya, gambar ditangkap oleh lensa, dilewatkan pada filter warna yang kemudian akan ditangkap oleh CCD atau sensor gambar jarak antara lensa dan sensor ini dikenal dengan istilah focal length. Jarak ini pula yang akan menjadi faktor pengali pada lensa.

3. Tugas CCD adalah merubah sinyal analog ( gambar yang ditangkap oleh lensa) menjadi sinyal listrik. Pada CCD ini terdapat jutaan titik sensor  yang dikenal dengan pixel. Jadi istilah Pixel dan Mega Pixel pada kamera digital sebenarnya mengacu pada jumlah titik pada sensor ini. Semakin kecil sensornya dan semakin banyak titik sensornya maka akan semakin halus dan semakin tinggi resolusinya.

4. Gambar yang ditangkap oleh sensor CCD diteruskan kebagian pemroses gambar yang tugasnya memproses semua data digital berupa file format gambar. Serta, melakukan proses kompresi sesuai format gambar yang dipilih. Dapat berupa format (RAW, JPEG,dsb).

5. Proses yang terakir 
Setelah tahap kompresi selesai, maka akan mengirimkan hasil file gambar dalam format yang dipilih ke bagian penyimpanan (Storage) atau memory card, biasanya memory card dapat berupa SD, CF, dsb.

6. Tahap selanjutnya adalah proses yang dilakukan di luar kamera, namun pada kamera digital modern masih menyediakan opsi pencetakan langsung yang disebut pict bridge, Exifprint, dsb.
Semoga artikel yang saya post bermanfaat untuk kalian para pengunjung blog ini. Terimakasih telah berkunjung, dan kalian dapat meninggalkan kritik dan saran pada kolom komentar. 

Monday, 14 May 2018

JENIS JENIS KAMERA SECARA GARIS BESAR

Mendengar kata kamera pastinya sudah tidak asing lagi bagi kita, karena kita seringkali menggunakan kamera untuk mengabadikan suatu peristiwa atau beberpa hal yang kita lalui. Perkembangan zaman yang begitu pesat membuat perkembangan teknologi yang semakin pesat pula, hingga kini kamera pun memiliki berbagai macam jenis dan kemampuan yang berbeda-beda. berikut ini saya ingin berbagi sedikit ilmu mengenai jenis-jenis kamera .
Secara garis besar jenis-jenis kamera dibagi menjadi tiga yaitu:

1. Kamera Foto (Stiil Photography)

Hasil dari kamera foto adalah gambar-gambar yang tidak bergerak atau still single picture. Bahan baku penyimpanan gambar yang digunakan dalam kamera foto berasal dari pita selluloid. Sehingga setelah melakukan, perekam harus diproses lagi dn pemrosesan secara kimiawi. Contoh kamera foto, Camera Digital dan Kamera analog.

2. Kamera Film (Cinema Photography)

Pada kamera film ini memiliki bahan yang sama dengan kamera foto yaitu seluloid. Namun hasil yang didapat dari kamera foto dan kamera film berbeda, kamer film menghasilkan gambar yang bergerak atau biasa disebut still motion.
contoh  kamera film:
a. Kamera 8 mm
b. Kamera 16 mm
c. Kamera 35 mm

3. Kamera Video

Pada jenis kamera ini memiliki kesamaan dengan kamera film, karena menghasilkan gambar yang bergerak atau still motion. Namun yang membedakan yaitu bahan baku yang digunakan dalam penyimpanan foto, yaitu kaset video yang setelah pengambilan gambar hasilnya dapat langsung dilihat karena terjadinya gambar secara optis dan elektronis.
Contoh kamera video:
a. Kamera Betacam
b. Mini DV
c. HDCam

Itulah tiga jenis kamera video secara garis besar, mungkin dari contoh setiap masing-masing kamera ada beberapa yang jarang kita jumpai. Karena saya sendiri belum pernah melihat secara langsung beberapa kamera yang dapat dikatakan keluaran Zaman dulu. Dan kamera yang dapat kita jupai dengan mudah adalah kamera digital. Kamera digital sekarang pun sudah begitu canggih dengan kekuatan Mpx yang tinggi sehingga tak sulit untuk berjumpa dengan kamera digital ini.
Mungkin hanya itu yang dapat saya share, terimakasih telah berkunjung. Kalian bisa menyampaikan kritik dan saran jika ada kekeliruan, agar dapat saya perbaiki. 

Tuesday, 10 April 2018

THE MAIN CONTROL CAMERA

Jika kita sering menggunakan kamera pastinya kita tak asing lagi mendengar beberapa istilah seperti ekspoure, aperture, shutter speed dan masih banyak lainya. Beberapa istilah yang tadi saya sebutkan merupakan salah satu bagian dari menu kontrol utama dalam kamera. Selain the main control tadi ada juga yang lainnya, dan itulah yang akan saya posting dalam kesempatan ini pengertian beberapa the main kontrol secara singkat.

Kurang lebih ada enam control dasar pada kamera, karena ini dasar pastinya setiap pengguna kamera harus mengetahuinya. Karena segala sesuatu yang dasar harus dimiliki seseorang sebelum menuju tingkat yang lebih sulit :
1. Exposure
Secara sederhana berarti pencahayaan kamera untuk mendapatkan gambar yang normal, tidak gelap (under exposure) dan tidak sangat terang (over exposure) harus diperhatikan.
a. Aperture 
Aperture di kamera, di televise disebut juga iris, yaitu sejumlah lembaran metal tipis yang disusun sedemikian serupa sehingga bisa dibuka. Bila iris dibuka selebar mungkin, lensa mengirim sinar maksimum ke dalam.
b.  Sutter Speed
 Biasanya sutter speed standar di kamera televise 1/50 kecuali anda ingin menggunakan efek sutter atau untuk mensinkronkan dengan objek, baru sutter speed diposisi ON untuk selanjutnya bisa kita pilih sesuai tujuan kita
 c. ND Filter 
Filter ND (Neutral Density) berfungsi untuk mengurangi intensitas sinar yang terlalu kuat tanpa mempengaruhi kualitas warna cahaya. Filter ini digunakan bila kondisi cahaya. Contoh pada matahari yang terik.
 d. Gain 
Kebalikan ND filter , berfungsi apabila pengambilan gambar dalam keadaan kurang cahaya, yang apabila dengan keadaan normal dengan  bukaan F-stop maksimal (f/1.4) masih under ecposure dengan Gain kita bisa mengangkat exposure secara digital, konsekuaensinya gambar menjadi agak coral (pecah).
2. Filter Color
Filter color digunakan untuk mengubah atau mencocokkan cahaya yang masuk ke dalam kamera. umumnya kamera video memiliki 2 buah filter koreksi warna. UNtuk shoting di dalam ruangan dengan cahaya lampu tingseten kemerahan kita pasang filter 3200 derajat K dan untuk shoting dengan penerangan cahaya matahari kita gunakan 5600 derajat.

3. White Balance
4. Zoom
menu ini pastinya sudah tak asing lagi, karena fungsi dari menu ini adalah untuk memperbesar gambar yang akan kita ambil .
5. Focus 
6. Audio Level's

Semoga bermanfaat untuk kalian para pembaca, jika ada kesalahan mohon tinggalkan komentar agar dapat diperbaiki :)
 

Wednesday, 4 April 2018

PENGERTIAN DAN JENIS FILM

Pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan kata film, apalagi para pecinta film baik pecinta film dalam negeri ataupun luar negeri. Apalagi dengan berkembangnya teknologi yang begitu pesat mampu menunjang pembuatan film yang begitu menarik. Untuk kali ini saya ingin berbagi sedikit mengenai pengertian dan juga jenis film.

Film adalah gambaran hidup yang juga sering disebut movie, secara kolektif sering disebut sebagai sinema. Secara harfiah film (sinema) adalah cinemathographie yang berasaldari dua kata yaitu "Cinematho" yaitu phytos(cahaya) dan "Graphie" yatu Grhap (tulisan, gambar, citra), sehingga film dapat diartikan sebagai meluskis gerak dengan cahaya.
Film adalah sekedar gambar yang bergerak, adapun pergerakannya disebut sebagai Intermritlen Movement, gerakan yang muncul hanya karena keterbatasan kemampuan mata dan otak manusia menangkap sejumlah pergantian gambar dalam sepersekian detik.

Jenis-Jenis film :


1. Film cerita (fiksi)
Film cerita atau fiksi merupakan film yang dibuat atau diproduksi berdasarkan cerita yang dikarang dan dimainkan oleh actor atau aktris yang bersifat komersial.

2. Film Non Fiksi (Non Cerita)
a. Film Faktual
Menampilakan fakta atau kenyataan yang ada, dimana kamera sekedar merekam suatu kejadian. film ini dikenal dengan film berita (News-Real), yang menekankan pada sisi pemberitaan kejadian aktual. 
b. Film Dokumenter
Selain sebagai film fakta, juga mendukung subyektifitas pembuat yang diartikan sebagai sikap atau opini terhadap peristiwa, sehingga persepsi tentang kenyatan akan sangat tergantung pada si pembuat film dokumenter tersebut.
semoga bermanfaat untuk para pembaca :), jika ada saran silahkan tinggalkan komentar

Sunday, 4 February 2018

PIHAK PIHAK YANG BERKAITAN DAN TUGASNYA DALAM PROSES PRODUKSI FILM

Jika kita melihat sebuah film pada bagian awal dan akhir pastinya ada nama yang berjalan ataupun muncul. karena dalam film pastinya ada beberapa orang yang terlibat, bukan hanya satu atau dua orang namun lebih. Mereka memiliki tugas masing masing sesuai dengan namanya. berikut ini ada beberapa pihak-pihak yang terlibat dalam penggarapan sebuah film:

1. Asisten Sutradara
   Tugas dari asisten sutradara adalah membantu sutradara dengan menyiapkan pemain, peralatan dan bahan yang digunakan, juga mengarahkan anggota team produksi lainnya.

2. Asisiten Produksi
    Bertanggung jawab membantu produser, sutradara dan crew yang lainnya. Biasanya bekerja di control room dengan macam-macam catatan, membuat perubahan-perubahan yang perlu pada naskah, membagikan naskah pada crew, menyiapkan bahan pendukung produksi. juga sering bekerja di studio floor, membisikkan pada pemain dialog yang harus diucapkan apabila lupa.

3. Direktur Teknis
   Bertanggung jawab dalam mempersiapkan dan menyetel semua peralatan yang akan digunakan, agar bisa sinkron. bertugas mengawasi crew teknis dan peralatan teknis lainnya. sering bertindak sebagai switcher yang mengoperasikan video mixer.

4. Teknisi Audio
   Bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan tata cahaya, mengatur penempatan sumber cahaya, mengarahkannya sehingga memperoleh efek yang diinginkan.

5. Direktur Tata Cahaya
   Bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan dan pelaksanaan tata cahaya, mengatur penempatan sumber cahaya, mengarahkannya sehingga memperoleh efek yang diinginkan.

6.  Direktur Seni
    Bertanggung jawab merencanakan setting dekorasi, mengawasi konstruksi set, penataan grafis dan sebagainya.

7. Juru Kamera
    Bertugas mempersiapkan, mengatur kamera dan mengoperasikannya, sehingga memperoleh gambar dengan komposisi yang baik.

8. Operator Video Tape
   Bertanggung jawab atas kualitas teknik hasil rekaman pada VCR (Video Cassete Recorder), sekaligus mengoperasikannya.



Itulah beberapa pihak-pihak yang terlibat dalam sebuah proses penggarapan film, masing-masing memiiki tugas yang penting demi lancarnya penggarapan film dan hasil yang maksimal.

Terimakasih untuk kalian yang telah berkunjung, jangan bosan-bosan untuk berkunjung. 

Wednesday, 27 December 2017

ETIMOLOGI MULTIMEDIA

ETIMOLOGI MULTIMEDIA


Kali ini saya akan berbagi apa yang sudah saya dapatkan dimasa sekolah Multimedia, saling berbagi itu memang indah, langsung saja dan tanpa basa-basi yang panjang:

  1. Pengertian Multimedia
Multimedia terdiri dari dua kata yaitu "Multi" dan "Medium". Multi berarti bermacam-macam dan medium merupakan sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu.
Secara Etimologi atau secara istilah Multimedia merupakan penggunaan bebagai media yang berbeda untuk membawa atau menyampaikan informasi dalam bentuk teks, grafik, animasi, audio, video, atau gabungan dari beberapa komponen tersebut.
Defenisi Para Ahli
  1. Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video (Roach, 1996)
  2. Multimedia adalah kombinasi dari 3 elemen: suara, gambar, dan teks.(McComick,1996)
  3. Multimedia merupakan kombinasi 2 media input dan output dapat berupa audio, animasi, video, teks grafik dan gambar.(Turban dan kawan-kawan, 2001)
  4. Multimedia dalam konteks komputer (Hofstetter, 2001) adalah untuk membuat dan menggabungkan teks, gambar, audio, video, dengan tol yang memungkinkan pemakai beribteraksi, berkreasi, dan berkomumikasi.
Multimedia adalah penggunaan beberapa media untuk membawa, menyajikan dan mempresentasikan informasi dalam bentuk video, grafik, teks, audio secara kreatif dan inovatif.

  1. Multimedia Content production dan Communication
  1. Multimedia content production
penggunaan dan pemrosesan beberapa media yang berbeda untuk menyampaikan informasi atau menghasilkan multimedia.
Medianya meliputi : teks, audio, video, animasi, graph/image, interactivity, special effect.

  1. Multimedia Comunication
Menggunakan media masa untuk mempublikasikan material advertising, public-city, entertaiment, news, education, dll.
Medianya meliputi: TV, Radio, Film, Cetak, Musik, Game, Entertaiment, Tutorial, ICT (internet)

  1. Komponen
1.      Teks (paling penting)
2.      Grafik (gambar)
3.      Audio
4.      Video (gambar yang berurutan sehingga menimbulkan efek gerak)
5.      Animasi adalah kumpulan gambar yang ditampilkan secara bergantian dan berurutan sehingga terlihat bergerak dan hidup.

  1. Penerapan Multimedia menurut Vaugen
1.      Bisnis
2.      Pendidikan
3.      Rumah
4.      Tempat umum

jika ingin mendownload materi silahkan kilk Download 





Friday, 22 December 2017

KEKURANGAN DAN KELEBIHAN GAMBAR BITMAP DAN VEKTOR



A. Gambar bitmap
Objek yang digambar yang dibentuk berdasarkan titik-titik dan kombinasi warna. Untuk fotorslistik dan gambar kompleks yang membutuhkan detail yang halus.

1. Kelebihan gambar bitmap:
a. Mampu menangkap nuansa warna dan bentuk natural
b. Lebih cepat dan sesuai untuk ditampilkan ke layar monitor, karena gambar bitmap dapat ditransfer secara langsung dari file ke layar monitor.

2. Kekurangan gambar bitmap
a. Perubahan ukuran gambar ( pembesaran dan pengecilan) mempengaruhi kualitas gambar.
b. Ukuran file gambar relatif besar (ex: kb)
c. Melakukan kompresi (pemadatan) pada gambar l, maka kualitas gambar tersebut akan menurun.

3. Aplikasi Bitmap:
Adobe photoshop, corel photo paint, mocrosoft photo editor dan macromedia fireworks.

B. Gambar Vektor

Adalah objek gambar yang dibentuk melalui kombinasi titik-titik dan garis dengan menghunakan metode matematis.

1. Kelebihan gambar vektor
a. Bersifat scalable artinya kita dapat memper besar atau memperkecil gambar tanpa mengubah kualitasnya.
b. Memiliki ukuran file yang kecil
c. Mempunyai warna-warna yang solid, cocok untuk bentuk gambar sederhana, seperti logo, kartun, dsb.

2. Kekurangan gambar vektor
a. Kurang dapat menampilkan gambar dan gradasi secara realistis atau natural.

3. Aplikasi vektor
Corel draw, mackromedia free hand, adobe illustrator dan micrografx designer.
Format: .CDR, .AI, .SVG, .EPS

Thursday, 7 January 2016

Jenis dan Karakteristik Kamera Video



Jenis dan Karakteristik Kamera Video 

 
Kamera Video adalah perangkat perekam gambar video yang mampu menyimpan gambar digital dari mode gambar analog.

Video Analog adalah gambar dan audio direkam dalam bentuk sinyal magnetik pada pita magnetik.

Video Digital adalah gambar dan suara digital direkam dalam pita magnetik, tetapi menggunakan sinyal digital berupa kombinasi angka 0 dan 1.

Kamera video termasuk salah satu produk teknologi digital, sehingga disebut juga perangkat digitizer yang memiliki kemampuan mengambil input data analog berupa frekuensi sinar dan mengubah ke mode digital elektrolis.

Cara kerja kamera video :
  1. Lensa menangkap gambar dan diteruskan ke panel penangkap gambar atau disebut sensor CCD yang berfungsi sebagai view finder untuk mengirimkan gambar ke LCD.
  2. Gambar yang ditangkap oleh lensa dilewatkan pada filter warna lalu ditangkap oleh CCD atau sensor gambar. Jarak antara lensa dan sensor dikenal dengan istilah Focal Length.
  3. Tugas CCD adalah merubah sinyal analog menjadi sinyal listrik. Pada CCD ini terdapat jutaan titik sensor yang dikenal dengan Pixel.
  4. Gambar yang ditangkap oleh sensor CCD diteruskan ke pemroses gambar yang tugasnya memproses semua data dari sensor CCD menjadi data digital berupa file format gambar, serta melakukan proses kompresi sesuai format gambar yang dipilih. Software dari kamera yang bersangkutan juga menentukan hasil akhir gambar.
  5. Proses terakhir adalah mengirimkan hasil file gambar dalam format yang dipilih ke penyimpanan atau memory card.

Kamera Video Analog
Proses penangkapan berkas cahaya dan penggantian film sangat cepat, sehingga pada roll film atau gulungan film diperoleh gambar yang berurutan.
CIRI – CIRI KAMERA VIDEO ANALOG :
  1. Masih menggunakan kaset
  2. Berbahan dasar pita magnetic
  3. Kelebihan warna yang colorfull

Kamera Video Digital
KARAKTERISTIK KAMERA VIDEO DIGITAL :
  1. Tidak ada penurunan gambar dari proses kompresasi
  2. CCD (Change Couple Device)
  3. Dapat merekam suara dan gambar dalam waktu bersamaan

Wednesday, 6 January 2016

Tips dan Trik Kamera Video



Merawat kamera video dilakukan dengan enam langkah berikut ini :



  1. Jangan tingalkan kaset di dalam camcorder Anda saat tidak digunakan. Kaset bisa menyebabkan gesekan dan hal ini bisa mengakibatkan masalah pada proses merekam dan memutar
  2. Jangan memasukkan kaset video dalam kondisi benar -benar dingin. Pelembab dari udara yang hangat dapat membut kaset menempel pada bagian drum sehingga merusak kaset dan dapat merusak video head 
  3. Jangan meninggalkan baterai di dalam camcorder saat tidak d igunakan. Beberapa camera menarik energy baterai dalam jumlah kecil, namun konstan sehinga dapat menghabiskan baterai 
  4. Jangan meninggalkan kaset camcorder di dalam mobil yang terkena udara panas 
  5. Jangan menaruh label pada kaset camcorder dimana label ini kemungkinan berlawanan dengan pembuka pintu kaset. Hal ini dapat menyebabkan kaset menyangkut di dalam kamera
  6. Rawat handycam Anda dengan menyerahkannya pada teknisi untuk membersihkan tape head saat kotor. Perawatan semacam ini dapat membuat kamer a Anda lebih tahan lama


Yang harus diperhatikan dalam membeli kamera video adalah :

  1. Cukup nyamankan anda memegang kamera tersebut 
  2. Apakah tersedia setting manual untuk fokus,aperture dan white balance 
  3.  Berapa besar resolusi displaynya 
  4. Sebaik apakah image stabilizernya 
  5. Perlengkapan apa yang tersedia 
  6. Apakah diperlukan sebuah memory card untuk menyimpan foto 
  7. Apakah ada input analog dan digital
  8. Apakah lensanya memiliki wide angle sejati 
  9. Apakah tersedia input untuk mikrophone d an headphone 
  10. Seberapa lama baterainya dapat bertahan


Bagaimana memilih Kamera Video dengan tepat perlu diperhatikan :


  1. Teknologi Image Engine diantaranya LCD,CRT,LDP dan LCOS, pilihlah LCD
  2. Resolusi SVGA,XVGA,SXGA dan UXGA, pilih resolusi yang tinggi SVGA 
  3. Brightness (pencahayaan) dengan ukuran ANSI Lumens, pilih dengan ANSI Lumens
  4.  Koneksi mempengaruhi kualitas gambar VGA, RGB,RCA,S -Video,DVI, pilih yang paling lengkap 
  5. Ukuran (besar kecil) Kamera Video, pilih ukuran yang kecil